Transformasi Digital Payment dari Waktu ke Waktu! – JVCLub

Transformasi Digital Payment dari Waktu ke Waktu!

Teknologi digital telah mengubah banyak hal, termasuk dunia pemasaran dan bisnis. Prosedur dan gaya berbisnis pun berubah seiring perkembangan tekhnologi digital. Saat ini kita sudah tidak bisa lagi memandang sebelah mata kekuatan tekhnologi digital ini yang tak pernah berhenti untuk membuat kita terkagum akan perubahan serta perkembangannya dari waktu ke waktu.

Di era modern ini, perkembangan teknologi digital sangatlah pesat dan mempengaruhi berbagai macam aspek kehidupan manusia, termasuk cara bertransaksi atau tekhnologi digital payment.

Pada artikel ini kita akan membahas bagaimana transformasi atau perubahan tekhnologi digital payment yang terjadi dari waktu ke waktu hingga saat ini.


1. Uang Elektronik – 1983

Uang Elektronik atau uang digital merupakan alat yang digunakan dalam bertransaksi via online. Uang elektronik tidak mempunyai bentuk atau wujud, ia hanya berbentuk suatu data yang disimpan dalam sebuah kartu atau perangkat yang lainnya, namun dengan sifatnya itu ia dapat mempermudah orang untuk melakukan transaksi tanpa bertemu muka dengan muka.

Bermula dari sebuah paper karya David Chaum yang menggagaskan ide tentang digital cash, ide tersebut terus ia kembangkan hingga pada 21 April 1990 Chaum mendirikan perusahaan bernama DigiCash yang merupakan singkatan dari digital cash.

Pada tahun 1993 Chaum telah berhasil mengirimkan uang dengan menggunakan internet tanpa menggunakan kartu kredit, dimana pada waktu itu kartu kredit merupakan metode pembayaran selain uang tunai yang banyak digunakan.

Namun, banyak orang yang beranggapan bahwa bertransaksi dengan kartu kredit sangatlah tidak aman pada waktu itu. Hal itu membuat Chaum mendapat respon yang sangat positif mengenai produknya ini, namun sayangnya DigiCash mengalami kebangkrutan pada tahun 1998.


2. Era E-Commerce – 1994

Pembayaran online terus berkembang dan mulai mapan pada tahun 1994. Pada mulanya hal-hal yang bertujuan komersial sangatlah dilarang di internet. Untungnya pada tanggal 30 April 1995 larangan tersebut dicabut sepenuhnya sehingga membuka kesempatan bagi komersial.

Pada zamannya, istilah e-commerce lebih mengarah ke transaksi yang dilakukan secara online. Jika kita melihat sejarahnya, Pizza Hut merupakan perusahaan yang pertama kali mewujudkan sistem e-commerce. Pizza Hut menyediakan fasilitas pemesanan online dan delivery serviceuntuk testing.

Kemudian pada tahun 1995 Amazon hadir sebagai toko buku online dan diikuti oleh berbagai macam e-commerce lainnya, dapat kita simpulkan bahwa bisnis e-commerce sudah memiliki prospek yang besar di kemudian harinya.

Hingga sekarang kita dapat merasakan sendiri dampak dari maraknya e-commerce di Indonesia. Banyak bermunculan online marketplace, seperti Tokopedia, Blibli, Zalora, dan masih banyak lagi.


3. Online Payment Gateway – 1998

transformasi digital payment 1Anda pasti pernah mendengar nama perusahaan ini, yep PayPal. PayPal berdiri di Stanford pada tahun 1998 dan menyediakan pembayaran nirkabel dengan sistem mobile payment.

Melihat masa depan PayPal yang sangatlah menjanjikan, eBay mencoba untuk menciptakan sistem online payment-nya sendiri yang diberi nama Billpoint.

Pada Februari 2000, rata-rata pengguna PayPal ada 200.000 pengguna per harinya, sedangkan Billpoint hanya memiliki 4.000. Lama kelamaan pengguna eBay lebih suka untuk menggunakan PayPal sebagai payment gateway mereka.

Merasa terancam, akhirnya pada tahun 2002 eBay mengakuisisi PayPal seharga USD 1,5 milliar. Dengan ini, eBay dan PayPal menggabungkan pasar online terbesar di dunia. Berkat kombinasi itu, banyak pesaing-pesaing PayPal seperti Citibank C2IT, Yahoo! PayDirect, BidPay yang akhirnya bangkrut dan dijual. Total transaksi yang dilakukan melalui PayPal sendiri mencapai USD 8 miliar dan meningkat 41% dari tahun ke tahun.

Namun seiring berjalannya waktu, PayPal melihat bahwa bergabung dengan eBay hanya akan menghabiskan banyak dana, pada 2014 PayPal akhirnya memutuskan untuk memisahkan diri dengan eBay.


4. Digital Payment Kini

Kini ide yang dulu dicetuskan oleh David Chaum telah menjadi kenyataan dan bahkan sudah sangat berkembang. Dapat kita lihat dari penggunaan uang elektronik yang semakin meningkat, orang-orang sudah mulai beralih ke uang elektronik dan meninggalkan uang fisik/uang kertas.

Saat ini, perkembangan digital payment menjadi semakin canggih dengan payment gatewayyang marak saat ini. IDC (International Data Corporation) memprediksi akan terjadi lonjakan transaksi mobile payment sebesar 124% atau senilai $1 triliun di Asia Pasifik pada tahun 2017.

Kita sudah melihat bagaimana perkembangan dan transformasi dari digital payment. Awalnya konsep itu hanyalah sebuah ide, tapi sekarang digital payment sudah menjadi salah satu kemajuan teknologi yang sangat membantu kita. Sebagai sistem pembayaran, digital paymentsudah dipastikan menjadi smart choice bagi penggunanya.

Apakah Anda sudah beralih ke digital payment ? jika belum.. segera !

~ JADILAH PEMENANG DALAM KEMENANGAN BERSAMA ~

RISK DISCLOSURE:
Website wWw.JVClub.Net adalah Web Support untuk membantu team dalam mempromosikan dan mengembangkan bisnis dari JVClub (PT. Global Bisnis Ultranet). Tidak ada klaim bonus, refund, atau klaim apapun yang dapat dibebankan pada admin web support wWw.JVClub.Net. Semua hal yang berkaitan dengan system, bonus dan ketentuan lainnya adalah mengacu dan sesuai ketentuan Perusahaan.

wWw.JVClub.Net @2017 | Designed by MaitsaNetwork
More in artikel
Saatnya menjadi “Pemenang dalam Kemenangan Bersama”

JVCluber... tanpa disadari, JVClub sudah memasuki bulan ke 10 dalam Industri Bisnis Networking, sebuah perjalanan yang baru saja dimulai untuk menjadi sejarah...

Peran Media Sosial dalam Dunia Bisnis

Kini, peran media sosial tak bisa diabaikan dalam dunia bisnis. Melalui media sosial sebuah bisnis bisa mendapatkan peluang untuk memperkuat...

RAKSASA SOMBONG !

NOKIA dulu menyebut ANDROID sebagai semut kecil merah yang mudah digencet dan mati. Arogansi dan rasa percaya diri yang berlebihan...

Close